Pengertian dan Ruang Lingkup Housekeeping Department
Pengertian Housekeeping
Menurut Rumekso (2001 : 1) dalam bukunya Housekeeping Hotel, menyatakan : “Housekeeping (tata graha) merupakan
perpaduan dari dua buah kata, yaitu house dan keeping (to keep). House artinya rumah dan Keeping (to keep) yang artinya memelihara, merawat, atau menjaga. Housekeeping dapat
diartikan secara lengkap sebagai salah satu departemen yang terdapat pada hotel yang
bertanggung jawab terhadap hal-hal yang berkaitan dengan keindahan, kebersihan,kerapian, dan seluruh kamar beserta area-area lainnya yang di dalam maupun yang di luar hotel, sehingga para tamu dan karyawan merasa aman dan nyaman berada di dalam hotel.”
Yayuk Sri Praweni (1993 : 11) dalam bukunya Teori dan Petunjuk Praktek
Housekeeping, menyatakan “Housekeeping atau tata graha berarti rumah tangga.
Housekeeping department adalah bagian dari hotel yang bertanggung jawab atas
kebersihan, kerapian dan kenyamanan kamar (guest room), ruangan umum, restoran,bar dan outlet lainnya yang terdapat di hotel.”
Berdasarkan kedua pendapat di atas penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa
Housekeeping merupakan salah satu department yang ada di hotel yang mempunyai peranan yang penting dalam melakukan pengaturan dalam rumah tangga hotel, sehingga dapat memberikan suasana yang nyaman dan aman bagi penghuni hotel.
Atmosfir, suasana dan kondisi yang harus diciptakan oleh bagian
Housekeeping agar dapat memberikan kepuasan bagi penghuninya meliputi :
a. Comfortable (menyenangkan)
Hotel harus senantiasa dalam suasana yang menyenangkan, meliputi semua
area public, dan juga kamar tamu. Suasana menyenangkan itu ialah keadaan
yang tenang, santai, sejuk, asri dan bersih. Bagian Housekeeping, harus mampu
memelihara kondisi ini selama 24 jam.
b. Attractive (daya tarik)
Keseluruhan area ditata sedemikian rupa sehingga teratur dan indah, memiliki
warna serasi, pengaturan dekorasi dan ornament di berbagai lokasi strategis
sehingga secara keseluruhan hotel memiliki daya tarik yang kuat.
c. Safety (rasa aman)
Housekeeping juga bertanggung jawab atas terciptanya rasa aman di dalam
perasaan tamu selama menginap. Adanya petunjuk-petunjuk mengenai keamanan
seperti petunjuk penyelamatan diri dari kebakaran, pemadam kebakaran,
tangga darurat, dan lain-lain dapat menimbulkan rasa aman dan tentram
di dalam perasaan tamu. Di dalam kamar tidak terlihat kabel listrik oleh tamu
yang dapat menimbulkan rasa takut.
d. Make a good and friedly atmosphere
Kendatipun tidak secara langsung melayani tamu-tamunya, tetapi dari hasil
pekerjaan seluruh personil Housekeeping tercipta suasana yang akrab dan
penuh rasa kekeluaragaan. Housekeeping membangun “a home away from home”
sehingga para tamu tidak merasa asing selama berada di hotel.
e. Hospitality (ramah tamah, aman dan nyaman)
Personil Housekeeping mulai dari bawah sampai ke jenjang atas memiliki
sikap hospitality yang tinggi. Senantiasa bersikap ramah dan sopan bila
berpapasan dengan tamu dan selalu siap untuk memberikan bantuan
pelayanan.
f. Responsibility (bertanggung jawab)
Karyawan Housekeeping adalah orang-orang dengan rasa tanggung jawab
yang tinggi serta tidak pernah mengelak dari tanggung jawab. Setiap personil
terdiri dari individu yang berkamauan keras dan tidak cepat merasa puas
ataupun cepat menyerah terhadap kesulitan yang dihadapi.
g. Coorperation (kerjasama)
Semua personil Housekeeping sengat menyadari bahwa tanpa adanya
team work serta koordinasi kerja yang baik, maka apapun pekerjaan yang
dilakukan akan sulit mencapai hasil yang diharapkan.
Ruang Lingkup Housekeeping Department
Dari hasil perkuliahan selama ini, Housekeeping Department merupakan salah satu department yang ada di hotel yang mempunyai tugas dan tanggung jawab
yang besar terhadap seluruh area hotel.Membersihkan, merawat segala fasilitas
yang ada di dalam serta luar gedung hotel serta mempersiapkan kamar sehingga
kamar siap untuk dijual (ready for sale) oleh bagian Front office. Housekeeping
di dalam sistem operasionalnya harus didukung oleh seksi-seksi yang membantu
dalam kelancaran tugas sehari hari agar dapat menjangkau seluruh tugas yang
akan dikerjakan.
Adapun yang menjadi ruang lingkup operasional di bagian Housekeeping di dalam hotel yaitu :
1. Room Section (seksi kamar)
Tugas pokok dari bagian ini ialah menjaga kebersihan, kerapian,keindahan, kenyamanan dan kelengkapan kamar-kamar tamu. Tugas tersebut dikerjakan oleh seorang room boy atau room maid.Petugas dituntut untuk memberikan pelayanan yang terbaik agar tamu merasa tenang dan nyaman tinggal di dalam kamar.Pemimpin seksi ini adalah Room Supervisor.
2. Public Area Section (seksi area umum)
Tugas pokok dari bagian ini ialah menjaga kebersihan, kerapian, keindahan dan kenyamanan seluruh area hotel, baik yang ada di luar gedung maupun di dalam gedung kecuali kamar tamu.
Bagian luar gedung meliputi :
1. Parking area
2. Garden
3. Swimming pool
4. Tennis court
5. Public toilet
6. Outdoor dustbin
Bagian dalam gedung meliputi :
1. Lobby area
2. Elevator
3. Food and Beverage Outlet
4. Corridor
5. Stair case
6. Office
7. Toilet
8. Employee
9. Area
10. Fitness center
11. Garden
Seksi ini dipimpin oleh Public Area Supervisor. Petugas seksi ini disebut
dengan Public Area Atendant.
3. Linen Section (Seksi Linen)
Seksi linen mempunyai tugas dan tanggung jawab atas pergantian semua linen yang ada di hotel. Seksi ini dipimpin oleh Linen Supervisor.
Petugas pada seksi ini disebut dengan Linen Attendant. Tugas pokok dari
seksi ini adalah :
a. Mengatur keluar masuknya linen dari Department-department dan
Food and Beverage Department.
b. Memilah-milah linen yang akan dicuci berdasarkan jenis, warna,
serta tingkat kekotorannya agar dapat dicuci secara terpisah.
c. Mengirim linen yang kotor dari Housekeeping Department dan
Food and Beverage Department ke laundry untuk dicuci.
d. Menerima linen bersih yang sudah dicuci oleh laundry.
e. Menyimpan linen bersih di dalam rak berdasarkan jenis dan ukurannya
f. Merawat serta memperbaiki linen yang rusak.
4. Laundry and Dry Cleaning Section
Seksi ini bertanggung jawab atas semua cucian yang dikirimkan
kepadanya. Pelaksanaan operasional seksi ini dibedakan menjadi dua bagian besar yaitu House Laundry dan Guest Laundry.
1. House laundry adalah segala macam cucian milik hotel yang terdiri dari :
- Linen supplies yang digunakan oleh Housekeeping Department seperti sheets, pillow case, blanket, bed cover, bed pad, curtain dan towel.
- Linen supplies yang digunakan Food and Beverage Department, seperti table cloth, multon, napkin, place mat/tray mat, apron,table skirting, glass towel dan kitchen towel.
- Uniform milik seluruh karyawan hotel.
2. Guest Laundry adalah cucian yang berasal dari para tamu seperti :
- Tamu yang menginap di hotel tersebut (in side guest)
- Tamu yang menginap di hotel lain (out side guest)
Seksi ini dipimpin oleh Loundry and Dry Cleaning Supervisor. Petugas pada bagian ini yaitu checker, washer, mangler, presser, dan valet.
5. Garden Section (Seksi Taman)
Tugas dan tanggung jawab seksi ini meliputi mengurus dan memelihara bunga-bunga dan tanaman yang berada di lingkungan hotel. Seksi ini dipimpin oleh Gardener Supervisor.Petugas pada seksi ini disebut dengan Gardener.
6. Upholsterer Section
Tugas dan tanggung jawab seksi ini meliputi menata ruangan dan
mengatur perabot di masing-masing ruangan hotel. Pengaturan ruang
pertemuan (convention hall) juga merupakan tuas bagian ini.Seksi ini
dipimpin oleh Upholsterer Supervisor.
Pengertian Lost and Found
Lutfi Orbani Bagyono (2003) dalam bukunnya Dasar-dasar Housekeeping dan
Loundry Hotel, menyatakan bahwa “Lost and Found adalah
penemuan barang-barang tamu yang hilang, baik itu di kamar tamu maupun di area umum yang masih berada di dalam lingkungan hotel”.
Lost and Found di bawah koordinasi Housekeeping dan dikelola sepenuhnya
oleh Housekeeping Department.Lost and Found merupakan suatu fasilitas hotel yang mempunyai peranan yang cukup besar dalam mendukung operasional hotel.
Kadang-kadang barang tamu yang menginap atau yang berkunjung ke hotel
tertinggal di hotel.
Karyawan yang menemukan barang itu harus segera melaporkan dan menyerahkannya ke kantor Housekeeping. Barang temuan akan disimpan di lemari Lost and Found serta diarsipkan secara baik dan rapi. Hal ini
dilakukan agar memudahkan pengambilan jika pemilik datang mengambil. Tamu akan merasa aman dan tentram jika barang-barang yang dibawanya tidak hilang.
Sistem Penanganan Lost and Found oleh Bagian HousekeepingMenurut Agusnawar (2000 : 155) dalam bukunya Operasional Tata Graha Hotel, Penanganan Lost and Found merupakan tanggung jawab dari bagian Housekeeping dan di dalam pencatatan serta penyimpanan barang-barang harus dilakukan secara rapi dan baik dengan cara barang-barang yang ditemukan dibungkus dengan plastic transparan supaya kelihatan jenis barang dan mereknya. Jika
alamat atau pemilik barang jelas maka barang tersebut harus dikembalikan kepemiliknya setelah ada koordinasi dan konfirmasi dari pemilik barang bahwa barang tersebut
bisa dikirim atau diambil. Jika barang yang ditemukan tersebut tidak terdata dengan jelas maka akan disimpan sampai batas waktu tertentu, selanjutnya barang
tersebut diberikan kepada penemu barang tersebut. Pada kasus-kasus tertentu penemuan barang Lost and Found yang dengan jelas alamat dan datanya yang selanjutnya dikirim ke pemiliknya, tentu saja
akan membuat tamu atau pemilik dari barang tersebut merasa senang dan berterima
kasih.
Tamu akan merasa bahwa kepuasan dan kenyamanan dirinya selama berada di
hotel benar-benar diperhatikan. Hal ini akan berdampak positif bagi hotel, selain manjadikan kasus yang dialami oleh tamu ini sebagai sarana untuk mempromosikan hotel, besar kemungkinan bahwa tamu tersebut akan datang lagi
ke hotel ini dan akan menceritakan hal positif mengenai pengalaman yang diperoleh selama berada di hotel tersebut ke teman (tamu) lainnya.
Penyimpanan barang-barang Lost and Found ditempatkan dalam satu ruangan
khusus, yaitu Lost and Found room, di dalam ruangan tersebut terdapat rak-rak
untuk menempatkan barang-barang yang telah diberi tanda, nomor, dan kode tertentu. Menyangkut tanggal dan bulan ditemukan penempatannya dilakukan secara terpisah pada masing-masing bulan sehingga mempermudah untuk melakukan pengecekan dan pengambilannya jika diperlukan.
Prosedur Lost and Found adalah sebagai berikut :
- Penemuan barang-barang milik tamu dilaporkan terlebih dahulu kepada
floor captain.
- Barang-barang yang ditemukan kemudian dibungkus dengan plastik yang
transparan agar mempermudah dalam mengenali barang.
- Barang-barang yang ditemukan kemudian dibungkus dengan plastik yang
transparan agar mempermudah dalam mengenali barang.
Nama dan jenis barang yang ditemukan
- Nomor seri barang
- Nama yang menemukan barang
- Nomor kamar atau tempat barang ditemukan
- Jumlah barang
Data-data dimasukkan ke dalam buku Lost and Found
- Simpanlah barang pada rak atau lemari tempat menyimpan barang
sesuai
dengan bulan dan tanggal ditemukan
- Bila menemukan barang berharga, misalnya uang, perhiasan, atau surat
berharga lainnya, segera dilaporkan kepada Executive Housekeeper.
- Barang-barang disimpan untuk jangka waktu tiga bulan sampai satu tahun.
Jika dalam jangka waktu yang ditentukan barang itu tidak ada yang
mengambil maka barang tersebut diberikan kepada penemunya.
- Khusus untuk barang temuan berupa makanan tidak masuk dalam
ketentuan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar